Sunday, February 19, 2017

Belajar bisnis dari seorang penjual kerupuk

ilmu bisnis dari tukang kerupuk

Anak muda ini aku temui tadi siang di warung soto.

Sambil bawa motor yg ada tempat krupuk .aq bertanya " g susah bawa sebesar itu?"

"G Mbak.udah biasa"

Umur nya baru 22 tahun.seperti biasa jiwa jurnalis q muncul tiba-tiba.dengan bertanya mulai Dr jam berapa jualan.sistem nya beli di pabrik atau produksi sendiri.sampai berapa keuntungan dia per hari nya.

Saya langsung terkejut mendengar penjelasan detail nya.

Kerupuk itu dia beli mentah per kg-an.kemudian dia bawa ke daerah candi untuk di goreng Khan.upah goreng nya per 1 kg krupuk itu sebesar Rp.7.500

Per hari dia bisa habiskan 20 kg kerupuk.dengan jam kerja 6-9 pagi dia di pasar kemiri.

9-12 dia keliling dan meng suply tempat makan serta warkop.

"Krupuk nya kalau hitung bijian berapa?"
Tanya ku ke dia.
"Rp.200 Mbak kalau Dr aku.kalau di warung/warkop mereka jual nya ada yang 1000 dapat 3.ada yang Rp.500.tergantung tempat nya "

Aq menelisik lagi.
Kalau harga kerupuk nya hitungan nya cuma Rp.200/ biji.berapa pendapatanmu sehari dek?

"800rb Mbak?

Langsung melonggo...

"Kalau Minggu bisa sampai 1 juta."

Ku kejar lagi dia.itu Khan Bru omset pendapat kotor nya lah.lah keuntungan bersih mu sendiri berapa kalau jualan 800rb/hari.

"Ya kurang lebih 40-45% Mbak dari itu"

Lalu iseng aq hitunglah.

Sehari dapat pendapat bersih sekian dek?(sambil nunjukin layar kalkulator hp)

"Yah bisa lebih dikit Mbak "

Padahal layar hp q menunjukkan angka 320rb.

Kerja tiap hari?

"Iya mbak.lah wong jam 12 sudah selesai aja koq"

Well mari kita hitung 320rbx30 hari 9.6 juta pendapatan bersih per bulan.

Apa yang bisa kamu dapatkan dari jualan krupuk dek?

"Ya Alhamdulillah Mbak.bisa beli motor sendiri.kemarin nyicil beli tanah kavling"

See??
Anak muda umur 22 tahun.kerjaanya jualan krupuk.bisa dapat pendapatan sekian.

Dari sini saya sadar.apapun pekerjaan nya.yg penting sungguh-sungguh.karena dalam berdagang itu profit cash yg utama daripada sekedar upload kegiatan meeting-meeting.

Catatan tentang belajar dari penjual kerupuk.

Sumber : sebuah catatan facebook yang di share di timiline.


Wednesday, February 15, 2017

Pilkada DKI 2 putaran? Ahok diujung tanduk.

Terdakwa kasus penistaan agamayang juga Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, telah “memenangkan” putaran pertama pilkada ibukota, Rabu (15/2).

Menurut hasil hitung cepat dari berbagai lembaga survei, Ahok unggul dengan raihan 42-43% di atas pasangan Anies-Sandiaga yang meraup suara di kisaran 39-40%.

Sedangkan pasangan Agus-Sylvi hanya meraih 16-17% suara saja, alias tersingkir dari ajang pilkada.

Dengan demikian, pertarungan berlanjut antara Ahok-Djarot vs Anies-Sandi di pencoblosan putaran 2, pada 19 April mendatang.

Seperti dikutip dari situs KPU, inilah agenda putaran kedua:

Meski memenangkan putaran pertama, namun ada beberapa poin yang membuat Ahok tidak berada di atas angin, bahkan justru di ujung tanduk.

Pertama, suara pemilih Agus Yudhoyono dan Sylviana Murni. Poros politik yang dimentori SBY ini meraih 17% suara.

Tetapi sangat sulit bagi SBY menggeserkan dukungannya kepada Ahok yang secara otomatis menguntungkan PDIP.

Rivalitas SBY dan Megawati telah ada sejak pilpres 2004. Sudah jadi rahasia umum, jika ada “sesuatu” diantara presiden ke-5 dan 6 itu, sehingga tak mungkin ada koalisi tingkat nasional yang digalang keduanya.

Terlebih baru-baru ini, muncul ketegangan antara SBY dan Antasari. Pihak Cikeas menuding adanya “restu kekuasaan” yang membuat mantan ketua KPK nyaring bernyanyi.

Secara rasional, SBY tak mungkin mengalihkan dukungan kepada Ahok.

Posisi paling realistis adalah antara “netral” (menyerahkan ke pemilih) atau tegas mendukung lawan PDIP yang mengusung Anies-Sandi. Kecuali ada deal di luar prediksi antara Megawati dengan SBY, semua bisa berubah.

Kedua, jika suara yang diperoleh Agus mayoritasnya berasal dari pecahan kalangan Islamis, maka sudah tak ada sedikitpun kesempatan bagi Ahok merebut itu, meskipun kubunya didukung SBY.

Dengan kedua poin ini, posisi kubu Ahok sebenarnya sangat terjepit. Namun bukan berarti Ahok dan sekutunya dipastikan kalah, karena masih ada peluang mendulang suara dari golput.

Belum ada laporan pasti soal angka golput dalam putaran pertama pencoblosan hari Rabu. KPU memperkirakan golput kali ini hanya 20%.

Pun demikian, kalangan Islamis anti Ahok pasti akan gencar menyasar suara golput agar memilih Anies-Sandi di putaran 2 nanti.

Strategi lain yang masuk akal bagi kubu Ahok adalah mengupayakan para pemilih Agus-Silvy menjadi golput, namun kampanye seperti ini sangat tidak etis dan tidak ksatria. Bahkan bisa merusak citra Ahok sendiri.

Beginilah perkiraan rasionalnya. Sedangkan di lapangan, hasil tergantung oleh berbagai faktor, termasuk adanya faktor X atau kecurangan.
Sumber :
http://mediadakwahislam.com/goto/http://muslimina.blogspot.com/2017/02/pilkada-2-putaran-ahok-tamat.html
https://mediadakwahislam.com/2017/02/16/pilkada-2-putaran-ahok-tamat/8031.html

Update hasil perhitungan suara Pilkada DKI Jakarta.

Dari data yang sudah masuk sekitar 29 % menempatkan posisi pasangan Ahok-Djarot ungul dari 3.781 TPS dari jumlah keseluruhan TPS yang ada di Jakarta 13.023 TPS. Sedangkan di urutan kedua di tempati oleh pasangan Anies-Sandi dan di urutan ke tiga Agus-Sylviana.

Berikut data sementara yang dikutip dari halaman KPUD Jakarta.

Ahok – Djarot – 702.097 Suara / 44.17 Persen.
Anies – Sandiaga – 628.657 Suara / 39,55 Persen.
Agus – Sylviana 258.616 Suara / 16.27 Persen.

Dari keseluruhan data yang sudah masuk tersebut tercatat suara SAH dengan jumlah 1.585.786 suara, Sedangkan untuk surat suara yang tidak sah dengan jumlah 19.939. dari total penggunaan hak pilih 1.613.544 dengan partisipasi pemilih 76.7 % .

Data tersebut dari hasil hitungan cepat versi KPU namun bisa dijadikan sebagai informasi hasil perhitungan suara Pilkada DKI 2017. Tetapi untuk hasil resmi yang sesungguhnya nanti dari rekapitulasi suara yang sudah masuk ke KPU secara keseluruhan.

Sumber : KPU Jakarta.


Update hasil perhitungan suara Pilkada DKI Jakarta.

Dari data yang sudah masuk sekitar 29 % menempatkan posisi pasangan Ahok-Djarot ungul dari 3.781 TPS dari jumlah keseluruhan TPS yang ada di Jakarta 13.023 TPS. Sedangkan di urutan kedua di tempati oleh pasangan Anies-Sandi dan di urutan ke tiga Agus-Sylviana.

Berikut data sementara yang dikutip dari halaman KPUD Jakarta.

Ahok – Djarot – 702.097 Suara / 44.17 Persen.
Anies – Sandiaga – 628.657 Suara / 39,55 Persen.
Agus – Sylviana 258.616 Suara / 16.27 Persen.

Dari keseluruhan data yang sudah masuk tersebut tercatat suara SAH dengan jumlah 1.585.786 suara, Sedangkan untuk surat suara yang tidak sah dengan jumlah 19.939. dari total penggunaan hak pilih 1.613.544 dengan partisipasi pemilih 76.7 % .

Data tersebut dari hasil hitungan cepat versi KPU namun bisa dijadikan sebagai informasi hasil perhitungan suara Pilkada DKI 2017. Tetapi untuk hasil resmi yang sesungguhnya nanti dari rekapitulasi suara yang sudah masuk ke KPU secara keseluruhan.

Sumber : KPU Jakarta.


Hasil perhitungan suara update Kabupaten Bekasi.

Selamat Pagi, ijin melaporkan Hasil Penghitungan suara Sementara Pilkada Kab. Bekasi 2017, Hari Kamis 16 Februari 2017, Pukul 02.00 Wib, sbb :

1. KECAMATAN BABELAN.

HASIL SUARA
- PASLON 1 : 10741
- PASLON 2 : 36970
- PASLON 3 : 8442
- PASLON 4 : 3296
- PASLON 5 : 32826


2. KECAMATAN BOJONG MANGU.

HASIL SUARA
- PASLON 1 : 726
- PASLON 2 : 4024
- PASLON 3 : 1208
- PASLON 4 : 224
- PASLON 5 : 8255


3. KECAMATAN CABANG BUNGIN.

HASIL SUARA
- PASLON 1 : 2200
- PASLON 2 : 6991
- PASLON 3 : 1579
- PASLON 4 : 4163
- PASLON 5 : 11060


4. KECAMATAN CIBARUSAH.

HASIL SUARA
- PASLON 1 : 2745
- PASLON 2 : 6459
- PASLON 3 : 7444
- PASLON 4 : 982
- PASLON 5 : 13047


5. KECAMATAN CIBITUNG.

HASIL SUARA
- PASLON 1 : 5627
- PASLON 2 : 17.726
- PASLON 3 : 19.278
- PASLON 4 : 7613
- PASLON 5 : 32306


6. KECAMATAN CIKARANG BARAT.

HASIL SUARA
- PASLON 1 : 5318
- PASLON 2 : 15627
- PASLON 3 : 22254
- PASLON 4 : 6912
- PASLON 5 : 30956


7. KECAMATAN CIKARANG PUSAT

HASIL SUARA
- PASLON 1 : 2048
- PASLON 2 : 5358
- PASLON 3 : 4005
- PASLON 4 : 635
- PASLON 5 :16118


8. KECAMATAN CIKARANG SELATAN.

HASIL SUARA
- PASLON 1 :  3885
- PASLON 2 : 7652
- PASLON 3 : 17185
- PASLON 4 : 1684
- PASLON 5 : 20431


9. KECAMATAN CIKARANG TIMUR.

HASIL SUARA
- PASLON 1 : 4159
- PASLON 2 : 12352
- PASLON 3 : 7159
- PASLON 4 : 3618
- PASLON 5 : 20473

10. KECAMATAN CIKARANG UTARA


HASIL SUARA
- PASLON 1 : 9347
- PASLON 2 : 19411
- PASLON 3 : 19953
- PASLON 4 : 5929
- PASLON 5 : 35154


11. KECAMATAN KARANG BAHAGIA.

HASIL SUARA
- PASLON 1 : 4066
- PASLON 2 : 10550
- PASLON 3 : 6920
- PASLON 4 : 10704
- PASLON 5 : 16.207


12.  KECAMATAN KEDUNG WARINGIN

HASIL SUARA
- PASLON 1 : 2341
- PASLON 2 : 7553
- PASLON 3 : 4436
- PASLON 4 : 1949
- PASLON 5 : 12585

13. KECAMATAN MUARA GEMBONG.

HASIL SUARA
- PASLON 1 : 2155
- PASLON 2 : 5329
- PASLON 3 : 800
- PASLON 4 : 1849
- PASLON 5 : 8578


14. KECAMATAN PEBAYURAN.

HASIL SUARA
- PASLON 1 : 2851
- PASLON 2 : 10285
- PASLON 3 : 3597
- PASLON 4 : 5471
- PASLON 5 : 28704


15. KECAMATAN SERANG BARU.

HASIL SUARA
- PASLON 1 : 7517
- PASLON 2 : 9320
- PASLON 3 : 16.701
- PASLON 4 : 971
- PASLON 5 : 17519


16. KECAMATAN SETU.

HASIL SUARA
- PASLON 1 : 9883
- PASLON 2 : 8939
- PASLON 3 : 9663
- PASLON 4 : 1198
- PASLON 5 : 37885


17. KECAMATAN SUKA KARYA.

HASIL SUARA
- PASLON 1 : 1348
- PASLON 2 : 4141
- PASLON 3 : 2912
- PASLON 4 : 5712
- PASLON 5 : 10754


18. KECAMATAN SUKATANI.

HASIL SUARA
- PASLON 1 : 2.591
- PASLON 2 : 12.574
- PASLON 3 : 4.171
- PASLON 4 : 5.019
- PASLON 5 : 12.730


19. KECAMATAN SUKAWANGI.

HASIL SUARA
- PASLON 1 : 2654
- PASLON 2 : 8171
- PASLON 3 : 1240
- PASLON 4 : 2628
- PASLON 5 : 9.997

20. KECAMATAN TAMBELANG.

HASIL SUARA
- PASLON 1 : 1069
- PASLON 2 : 4630
- PASLON 3 : 3017
- PASLON 4 : 1704
- PASLON 5 : 9242

21. KECAMATAN TAMBUN SELATAN

HASIL SUARA
- PASLON 1 : 24258
- PASLON 2 : 48574
- PASLON 3 : 32072
- PASLON 4 : 6095
- PASLON 5 : 45493


22. KECAMATAN TAMBUN UTARA.

HASIL SUARA
- PASLON 1 : 7777
- PASLON 2 : 27271
- PASLON 3 : 8528
- PASLON 4 : 1752
- PASLON 5 : 19800

  
23. KECAMATAN TARUMAJAYA.

HASIL SUARA
- PASLON 1 : 7319
- PASLON 2 :  10774
- PASLON 3 : 3053
- PASLON 4 : 1393
- PASLON 5 : 2868

Total Sementara Hasil Perolehan Pilkada Kab Bekasi sbb :
1. Paslon 1 :122.755 = 10,3℅
2. Paslon 2 : 312.864 = 26 ℅
3. Paslon 3 :195.939 =16,4 ℅
4. Paslon 4 : 85.154 = 7,1 ℅
5. Paslon 5 : 474.816 = 39,8 ℅
Jumlah suara : 1.191.528 = 100 ℅


Monday, January 23, 2017

GMBI pecat kapolda jabar sebagai pembinanya

Kisruh antara GMBI dengan FPI waktu di Bandung menjadikan GMBI semakin terkenal di semua kalangan. Berita hoax yang beredar di sosial media yang menyatakan GMBI dikeroyok oleh FPI tak jelas membuat orang membuat iba, malah mencemooh karena banyaknya fakta di lapangan berupa Video dan Foto yang beredar sebaliknya.
Pengeroyokan FPI oleh ormas GMBI
Pengeroyokan FPI oleh ormas GMBI


Lepas dari itu dalam, beberapa hari setelah kisruh dalam Sidang Habib Rizieq di Bandung muncul statement bahwa Kapolda meminta masyarakat untuk membubarkan FPI dengan mengadakan demo. Dan yang hadir dalam demo tersebut hanya manusia-manusia GMBI. Segelintir orang yang diisukan akan berjumlah ribuan ternyata hanya ratusan orang yang ada disana membawa spanduk bertulisan bubarkan FPI. Siapa yang menggerakan masa tersebut? Ya mungkin pembinanya sendiri.

Demo GMBI tuntut bubarkan FPI, Sepi
Demo GMBI tuntut bubarkan FPI, Sepi

Kisah GMBI sepertinya masih hanya sampai saat ini.

Jum'at minggu lalu GMBI kembali mendapatkan tantangan duel 1 lawan 1 dari jawara Bekasi. Ditantang 1 lawan 1 tanpa tuntutan, duel dan maut ditanggung sendiri alias masing-masing. Videonya pun banyak beredar di sosial media dan media online lainnya termasuk youtube. Sampe siang setelah jumatan tidak muncul juga batang hidung dari GMBI tersebut.
GMBI di tantang jawara bekasi
GMBI di tantang jawara bekasi

Tantangan ini tidak ada hubungannya dengan FPI, ini adalah soal ustad yang dipukul dan dikeroyok oleh manusia GMBI. Ini bukan soal politik, ini soal sebuah kehormatan ustad. Begitulan yang dikemukakan oleh tokoh Jawara Bekasi dalam tantangannya di alun-alun kota bekasi.

Lalu sekarang muncul lagi berita hangat soal GMBI. Mungkin merasa sudah terpojok oleh berbagai pihak dan pembinanya juga ga ada masukan untuk kaumnya, hari ini saya baca di media sosial mengenai pemecatan dari Kapolda Jabar sebagai pembina GMBI. Dan ini yang banyak ditertawakan oleh netizen, "bisa-bisanya Ormas memecat Kapolda".
GMBI pecat kapolda jabar sebagai pembinanya
Surat pemecatan Kapolda Jabar sebagai pembina GMBI

Kira-kira kedepannya akan seperti apa ini GMBI? Apakah akan membubarkan diri karena sudah banyak pihak yang membencinya? Atau akan tetap bertahan? Kita tunggu saja sikap dan berita sosial media selanjutnya.

Selamat menikmati Indonesia di awal 2017.


Wednesday, January 18, 2017

TAHUKAH, PENUTUPAN KALIJODO HANYA PERANG BISNIS antara MAFIA.

ALEXIS (lapak prostitusi elit Cina) milik teman Ahok jadi VIRAL!!!

Jika debat semalam Ibarat tinju Annis berhasil menghantam Ahok dg pukulan telak ke wajah Ahok.

Ahokpun kejang menjawab tapi tdk mengena ibarat lagi oleng. Setelah menerima pukulan  hanya menjawab stadium dan miles.

Ahokers pun di medsos ikut kelabakan membela menyebut kalijodo, lebih ngawur lagi ๐Ÿ˜,  Karena subtansinya bukan itu. 

Pertanyaan Annis itu tamparan bagi Ahok yg diskriminatif dan RASIS dalam kebijakannya.

Menutup Kalijodo jika dikaitkan Ahok anti  prostitusi jelas gagal paham.  Karena kalijodo milik pribumi. Penggusurannya pun dananya berasal dari cina Podomoro sebesar 6 milyar digelontorkan untuk POLISI TNI DAN SATPOL PP (sumber Tempo).

Sedangkan puluhan bahkan ratusan tempat lainnya yg lebih besar milik Cina2 dibiarkan malah dipromosikan. ๐Ÿ˜‚

Terus MASALAHNYA dmn????

Masalahnya jelas ini hanya PERANG BISNIS PARA MAFIA dan Ahok menjadi Proxy penguasa bisnis ini.

#MENUTUP LAPAK MILIK SAINGAN AGAR LAPAKNYA LEBIH RAMAI#

Perputaran uang bisnis ini di Indonesia menghabiskan US$ 2,25 miliar atau sekitar Rp 30,2 triliun dalam setahun dan 80%nya Jakarta.
utk Kalijido saja omsetnya 1 milyar semalam.

Bisnis yg begitu menggiurkan. Gmn dg milik para taipan cina teman2 Ahok donatur Ahok yg lokasinya lebih besar??

Itulah Ahok yg diskriminatif, menerapkan cara klasik seperti yg terjadi di Gangnam Korea tahun 70an.

Para konglomerat mafia mendanai menunjuk aktor politik utk mengembangkan kawasan dg menggusur kawasan kumuh milik rakyat kecil menggusur bisnis2 saingannya. 

STANDAR GANDA
Ahok beberapa tahun sukses menggusur tanpa ganti rugi tanah milik pribumi yg sdh dihuni puluhan tahun.

Tujuannya Agar kawasan tanah Milik cina viewnya tdk ada kekumuhan. Agar lokasi tanah bisnis milik cina tdk banjir, dg berbagai alasan misalnya kalijodo melanggar ruang terbuka hijau, melanggar tata ruang garis sempadan sungai , padahal mol besar SUN CITY milik cina disampingnya aman2 saja.


INILAH CARA MEMBUBARKAN FPI YANG SELALU GAGAL DARI MASA KE MASA

Saya pahamlah bagaimana ngebetnya penguasa ingin bubarkan FPI. SBY pernah mencoba bubarkan FPI,FPItapi tapi tidak mampu bermain curang untuk membubarkan FPI. Keinginan orang untuk bubarkan FPI tidak sebanding dengan dukungan pada FPI.

FPI dulu sangat gampang di cari kesalahannya. Sweping yang mereka lakukan selalu berakhir anarkis. Pemberitaan yang memang dsengaja, membuat FPI selalu tersudut. Tapi membubarkan FPI dengan aksi sweping mereka tentu akan jadi bumerang. Karena FPI melakukan sweping karena lemahnya aparat dalam merespon aduan yang telah dilaporkan sebelum sweping dijalankan. Kekecewaan atas lambanya aparat bertindak, membuat FPI ambil jalan sendiri. Dan yang dilakukan FPI...didukung oleh masyarakat anti kemaksiatan.

Lain era SBY...lain pula era jokowi. Dengam dukungan kaum liberal dan sekular pada pemerintahan jokowi. Mereka membuat propaganda di media sosial dan media berita bahwa FPI harus di matikan lebih cepat, mumpung jokowi berada di pihak mereka..maka jokowi harus melakukan apa yang mereka mau. Maka tidak heran saat tagar #JokowiTakutFPI di viralkan agar menjadi penggiringan opini publik bahwa masyarakat memang ingin FPI bubar. Kemampuan lini massa mereka di media sosial, dimanfaatkan untuk mendorong jokowi agar mau melakukan apa yang mereka mau.

CUMA....FPI SAAT INI BEDA DENGAN FPI ERA SBY.

FPI tidak ada masuk pemberitaan atas anarkis mereka saat sweping. FPI tidak melakukan konvoi untuk menakuti orang lagi. FPI sudah cukup belajar karena bergantinya penguasa. Karena ini era jokowi, mereka berubah total. Simpati takyat diraih. Ironis, di era penguasa pembenci FPI...malah FPI berkembang dan mendapatkan banyak dukungan.

Penguasa sangat risau atas eksis FPI saat mereka memimpin. Citra ANARKIS FPI harus terua dijalankan apapun jalannya. Maka berjalanlah skenario. Jalannya, "PANCING EMOSI FPI, AGAR MEREKA MAU ANARKIS".

Saat mereka berbuat anarkis, maka saat itulah akan diberlakukan proses hukum pada oknum FPI dan akhirnya FPI dibubarkan karena MERESAHKAN MAYARAKAT dengan bukti banyaknya oknum FPI yang diproses hukum atas tindakan anarkis mereka. Skenario ini membutuhkan peran aktor juga peran media berita yang meliput. Dengan dukungan media online serta pasukan online yang siap viralkan keributan yang ada FPI, maka masyarakat akan terus disuguhi kebrutalan FPI APABILA SKENARIO BERJALAN SESUAI RENCANA.

Banyak contoh bagaimana FPI dipancing olahraga aktor pesanan penguasa.

1. Sidang kasus ahok, pendukung ahok jelas memancing reaksi FPI dengan melakukan yel2 juga tarian saat massa FPI melakukan ibadah sholat. Juga ucapan provokatif melalui spanduk dan orasi mereka di depan massa penuntut penista yang mayoritas adalah FPI.
2. Seorang kader PDIP, widodo menjadi martir perjuangan penguasa dengan mau korbankan dirinya untuk dihajar FPI karena memang dia mau begitu. Ini skenario yang dijalankan, seminggu sebelum PDIP ulang tahun, maka seorang kader akan dijadikan IKON perjuangan memberantas orams RADIKAL. Penghargaan utk widodo di acara haul PDIP membuktikan bahwa martir sudah bekerja. Andai saja kita bisa memeriksa rekeningnya, mkn akan ehem.
3. Dimana ada FPI, maka akan ada pihak yang sengaja diturunkan untuk memancing emosi. Kawalan anggota FPI di mapolda jabar disambut oleh massa GMBI dimana pembinanya menurut kabar adalah kapolda jabar. Sepanjang hari melakukan intimidasi dan provokasi pada anggota FPI di depan polda, pancingan tidak membuahkan hasil, karena INSTRUKSI HARUS ADA KERUSUHAN..MAKA ITU WAJIB DIJALANKAN. selesai HRS diperiksa dan massa FPI beranjak pulang, GMBI tidak rela apabila tujuan tidak tercapai. Maka saat perjalanan itu merekalah yang berinisiatip memulai karena GERAM..kok FPI tidak memulai. Penghancuran kendaraan dan penganiayaan pada anggota FPI berlangsung bak perang antar gank. Miris..

Pemberitaan media berita akan lgs memberitakan dengan headline "FPI RUSUH..!!"

ketika ada rusuh dan FPI, maka pemberitaan akan tempatkan nama FPI didepan untuk sebuah citra bahwa FPI ITU MEMANG RADIKAL. Gak peduli siapa yang memulai, nama FPI wajib di viralkan untuk memberitahu bahwa dimana ada FPI..pasti akan ada kerusuhan. ITULAH OPINI YANG SEDANG MEREKA BENTUK.

Begitulah cara kura-kura mencari jalan agar FPI dibubarkan.

Bagaimana seharusnya FPI...?
Laporkan menurut hukum yang berlaku..walau pesimis, ikuti prosedur aja. Lawan propaganda dengan main cantik dari kita. Beritakan melalui fasilitas yang kita punya untuk menceritakan kondisi yang terjadi secara FAKTA DILAPANGAN. mari lawan pemberitaan pesanan mereka dengan bukti yang ada..

SAATNYA PERANG DENGAN PENGUASA, BUKAN DENGAN OTOT, TAPI DENGAN OTAK DAN FAKTA.

Biarkan mereka dengan otot, lawan dengan pembuktian dari kita..

Dari #copypaste untuk FPI, MAJU BERSAMA..!!


4 Tuntutan Habib Rizieq dalam bela ulama 161 (16 Januari 2016)

Ketua Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, Habib Rizieq Syihab menyampaikan beberapa tuntutan ke Mabes Polri, dalam Aksi Bela Ulama 161, pada Senin (16/1/2017).

Habib Rizieq mengungkapkan hadirnya puluhan ribu Kaum Muslimin di masjid Al Azhar, untuk menuntut penegakan keadilan dari Aksi Bela Islam I hingga Aksi Bela Islam III.

“Karena keadilan perintah Allah, betapa pentingnya keadilan, hadits Nabi, ‘suatu kaum akan binasa jika keadilan tidak ditegakkan’ pejabat dan yang kaya diberi kelonggaran hukum sementara hukum tajam ke rakyat lemah. Ini yang mendorong Umat Islam untuk terus melakukan aksi menuntut keadilan karena kita tidak mau negara ini binasa, karena kita cinta Indonesia,” kata Habib Rizieq Syihab di hadapan puluhan ribu Kaum Muslimin yang hadir di Masjid Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Habib Rizieq menyatangkan, pesan Umat Islam lewat Aksi Bela Islam yang dihadiri jutaan kaum Muslimin, belum belum juga dipahami rezim penguasa.

“Bahkan terus dibuat opini bahwa umat Islam itu mau makar, anti Pancasila, anti kebhinekaan dan seterusnya, mereka memfitnah ulama dan umat Islam,” ungkap Imam Besar FPI tersebut.

“Selama ini jika ulama dan aktivis Islam yang dilaporkan hukum begitu cepat diproses. Dan kita ingat ucapan polri yang mengatakan masyarakat silahkan melapor setiap ada permasalahan. Oleh karena itu kita sekarang mau melapor, kita berharap hukum bisa adil ditegakkan,” tegasnya.

Untuk itu, terkait berbagai kasus yang terjadi belakangan ini, Habib Rizieq bersama puluhan ribu Kaum Muslimin dalam kesempatan Aksi Bela Ulama 161, melaporkan empat kasus diantaranya.

1. Megawati yang melakukan penistaan agama dengan mengatakan rukun Iman percaya akhirat sebagai ramalan.

2. Gubernur BI, Menkeu, perusahaan yang mencetak uang RI serta desainernya yang membuat uang dengan logo mirip PKI.

3. Kapolda Metro Jaya yang pada aksi 411 menghasut FPI untuk menyerang HMI, melakukan adu domba masyarakat.

4. Kapolda Jabar, mengerahkan preman untuk menyerang umat Islam di Bandung.

Usai melakukan sejumlah koordinasi di masjid, puluhan ribu Umat Islam bergerak menuju Mabes Polri. Sambil bergerak, massa dihimbau untuk tertib, tenang, jaga akhlak dan jangan terprovokasi. Kemudian pulangnya juga dihimbau untuk selalu bersama rombongan agar kejadian di Bandung tidak terulang. [AW/SF]

Sumber:
http://www.panjimas.com/news/2017/01/16/foto-habib-rizieq-sampaikan-empat-tuntutan-aksi-bela-ulama-161/


Mau penjarakan Habib Rizieq? Mikir lagi deh sana.!

HABIB RIZIEQ TAKUT DIPENJARA ? MIKIR LAGI DEH !
1. Majalah Playboy melaporkan Habib Rizieq ke Bareskrim, Justru 6 orang Petinggi Majalah ini yg dipenjara.

2. Ahmadiyah melaporkan Habib Rizieq justru Agama Ahmadiyah yg malah ditutup aktivitasnya.

3. Putri Proklamator melaporkan Habib Rizieq atas penghinaan terhadap pancasila, mentah laporannya karena memang tidak ada unsur Pidana. Namun Habib Rizieq tidak melaporkan balik atas pencemaran nama Baik.

Wahai kalian orang-orang bodoh, ancaman Penjara tidak cukup untuk Habib Rizieq dan FPI. Demi Allah, dibunuh sekalipun beliau tak akan mundur untuk membela Agama Allah.

Bukankah Sahabat Rosulullah SAW disiksa dan dibunuh karena mereka membela Islam ? apakah keluarga mereka menyesal ? Justru semakin tambah keimanan mereka kepada Allah SWT.

Kalian yg mengaku Nasionalis, Jauh lebih BURUK dari Habib Rizieq yg Justru mati-Matian mempertahankan NKRI.
Beliau menunggang Kuda melawan Pemberontak Poso dan Ambon.
Sedangkan kalian ???

Beliau tidur 4 Bulan di kuburan, karena membantu korban Tsunami ACEH.
Kalian di mana saat itu ?

Kementerian Sosial saat itu mengumumkan, FPI terbanyak mengevakuasi mayat (106.000 jiwa dari total korban 201.000 jiwa) TANPA ANGGARAN Pemerintah di Aceh mengalahkan TNI dan Polri yang dibiayai pemerintah.
Kalian di manaa saat itu ???

Setiap ada Bencana, Sebelum yang lain membantu justru FPI sudah tiba lebih dulu tanpa dibiayai Pemerintah dan hanya mengandalkan Keuangan FPI.
Kalian nyumbang apa ?

Di Zaman Taufiq Kiemas (Ketua MPR RI), Beliau mengajak FPI mensosialisaikan 4 Pilar Bangsa. Kalian diajak ???

Udah ah gak ada habisnya ngomongin Imam Besar Umat Islam (Man Of The Year). Mending kita bantu do'a, agar Habib Rizieq dan FPI diberikan kemenangan oleh Allah SWT. Dihancurkan Musuh-Musuh Allah dan diberikan Taufiq dan Hidayah bagi mereka yang belum mengenal Islam sepenuhnya.
FPI PEMBELA AGAMA & NEGARA
FPI BENTENG SUNNI ASY'ARY SYAFI'I
 FPI RUMAH BERSIH ASWAJA
 ALLAHU AKBAR
ALLAHU AKBAR
ALLAHU AKBAR

 


Inilah hasil dari Audensi GNPF MUI dengan Komisi III DPR RI 17 Januari 2017

I. Fakta Fakta

Melaporkan pada Selasa 17 Januari 2017 pukul 11.15 WIB di ruang Komisi III DPR RI, Gd. Nusantara II DPR RI, Jl. Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat, berlangsung audiensi sekitar 30 orang dari Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI yang dipimpin oleh Habib Rizieq Syihab (Imam besar FPI) dengan Komisi III DPR RI yang dipimpin oleh Desmon J. Mahesa (Wakil Ketua Komisi III DPR RI).

A. Perwakilan GNPF MUI yang hadir antara lain :

1. Bachtiar Natir (Pembina GNPF MUI)
2. Ahmad Sobri Lubis (Ketua FPI)
3. Haris Ubaidilah (Bendum FPI)
4. Idrus Al-Habsyi (Pimpinan Lembaga Dakwah FPI)
5. KH. Husni Thamrin (Pimpinan Ponpes Al-Ikhyar Bogor)
6. Muhammad Al-Khathath (Sekjen FUI)
7. Munarman (Panglima FPI)

B. Adapun yang disampaikan antara lain sbb :

1. Habib Rizieq Syihab mengatakan antara lain :

Sebagaimana diketahui bahwa kemarin kami sudah mendatangi Mabes Polri. DI Mabes Polri ad dua langkah yang kami sampaikan yaitu informasi dan laporan Fokus laporan kami adalah terkait peristiwa 121 yang terjadi di Bandung.

Disini ingin kami sampaikan kepada Komisi III DPR RI, pertama tetang kronologis singkat apa yang terjadi di Bandung. Pada 12 Januari, saya dipanggil Polda Jabar untuk pemeriksaan sebagai saksi, terkait laporan Sukmawati yang melaporkan saya atas dugaan penistaan Pancasila.

Proses pemeriksaan berjalan sangat lancar, penyidik bersikap santun. Kemarin yang melakukan aksi bukan hanya FPI tetapi ada ormas Islam lain. Mereka ingin menunjukkan solidaritas. Sejak jam 6 pagi, disana sudah hadir cukup banyak, dari LSM GMBI, dimana Kapolda Jabar sudah mengakui kalau dia sebagai Ketua Pembinanya.

Saya kurang paham, bagaimana GMBI bisa hadir bahkan masuk ke dalam Polda Jabar, sementara kami tidak boleh masuk ke dalam areal Polda Jabar. Jadi cukup mengejutkan, mereka berlalu lalang di dalam Polda Jabar dan mereka berdiri di belakang pasukan pengaman, bahkan ada yang memegang senjata tajam.

Kalau Kapolda Jabar menyatakan tidak tahu menahu mengenai kehadiran Ormas GMBI, itu tidak bisa diterima. Sempat terjadi beberapa kali provokasi dari GMBI terhadap umat Islam, tetapi umat Islam tidak meladeni, karena tujuan kami datang bukan ingin merusak tetapi ingin menunjukkan solidaritas, dan ingin tahu perkembangan pemeriksaan saya.

Pada sekitar jam 16.00 WIB, saya meninggalkan Polda Jabar. Di pintu gerbang saya berdiri, memberitahukan kepada umat mengenai apa yang diminta penyidik, saya sampaikan bahwa saya diperiksa dengan baik. Kemudian saya ajak mereka pulang dengan tertib dan aman, damai menuju rumah masing-masing.

Dari pintu gerbang Polda sampai lampu merah, umat berangsur-angsur kembali ke rumah masing-masing. Saat itu saya pikir sudah tidak ada masalah. Kami kemudian berhenti di rumah makan Ampera untuk makan siang. Ternyata sementara kami makan, ada beberapa jamaah yang masih tertinggal di Polda Jabar. Ada yang masih menunggu temannya, ada yang terkena macet, tiba-tiba dari kepolisian membuka barikade. Kita ketahui bahwa orang-orang GMBI dari pagi berada di belakang polisi di Polda.

Setelah barikade dibuka, orang-orang GMBI melakukan sweeping terhadap umat Islam yang tertinggal. Mereka hancurkan mobil dan motornya, dan mereka aniaya salah satu ustad yang dari Bogor. Kami yang sedang makan tidak tahu kejadian tersebut. Gerombolan ini terus mensweeping, termasuk berencana datang ke rumah makan Ampera.

Dua sampai tiga menit setelah kami meninggalkan rumah makan Ampera, gerombolan GMBI datang. Begitu kami sudah masuk tol arah Jakarta, baru kami mendapatkan SMS, WA dan gambar mengenai apa yang terjadi. Kami minta laskar untuk kembali menyelamatkan yang luka-luka.

Yang ingin kami tekankan adalah, bahwa sweeping yang mereka lakukan dan penyaniayaan yang mereka lakukan adalah fakta, dan itu dilakukan di depan aparat kepolisian, tetapi tidak satupun yang pelaku yang ditangkap.

Kapolda Jabar malah mengatakan kalau saya tidak kooperatif. Ini pernyataan sangat berbahaya. Kapolda juga mengatakan tidak ada tindakan anarkhis yang dilakukan oleh GMBI. Yang lucu lagi, Kapolda Jabar mengatakan kalau FPI yang anarkhis.

Baru saja Presiden Joko Widodo untuk melawan berita hoax, tapi sekarang justru dari kepolisian yang membuat berita hoax, yang memberitakan bahwa Muhammadiyah mengecam FPI.

Yang kami laporkan ke Mabes polri adalah masalah ini, kami laporkan ke Propam, agar Kapolda Jabar diperiksa karena menjadi Pembina gerombolan preman di GMBI. Kedua, ada dugaan bahwa Kapolda Jabar selaku pembina GMBI sengaja mengerahkan anggota GMBI daerah untuk menghadang saya. Tetapi karena banyak umat Islam yang ngumpul, mereka tidak berani. Mereka baru berani melakukan sweeping, kepada umat yang tertinggal.

Kami juga melaporkan Ketua Umum GMBI dan seluruh anggota GMBI yang terlibat penyerangan tersebut. Ini sudah kami buat laporan secara resmi di Mabes Polri. Kami mencium ada gerakan siluman yang sengaja mendorong LSM di daerah untuk melakukan demo ke DPRD yang meminta DPRD untuk membubarkan FPI.

Bahkan tidak sampai disitu, pimpinana GNPF MUI mulai dicari-cari celah kesalahan. Seperti Ustad Bachtiar Nasir. Lembaga Ustad Bachtiar Nasir, sering memberikan bantuan kemanusiaan. Tiba-tiba ada satu pernyataan dari Densus 88 yang mengait-ngaitkan dana dari Ustad Bachtiar Nasir untuk membantu ISIS. Kemudian juga Munarman, dicari-cari kira-kira apa kesalahannya. Demikian pula dengan saya.  Contohnya persoalan protes keras saya terhadap logo yang mirip palu arit dalam uang rupiah.

Mestinya, kalau kami memprotes pidato Megawati, polisi menjembatani, memediasi. Kalau kami salah, kami minta maaf. Tetapi kalau ibu Megawati yang salah, ya Ibu Megawati yang minta maaf. Selesai sudah. Tidak elok kalau ada saling lapor.  Jadi tidak setiap ada masalah, kemudian laporan, dan proses. Masih banyak persoalan-persoalan lain.

Dulu ada kasus pemalsuan ijazah yang melibatkan Sukamawati, terbukti tetapi tidak naik ke pengadilan. Kemudian, waktu rombongan kami yang dipimpin oleh Ahmad Sobri Lubis kk mendarat di Bandara Tjilik Riwut, rombongan kami tidak bisa turun dari pesawat karena di bandara sudah dikepung oleh sekitar 2000 an preman yang mengatasnamakan orang Dayak, menggunakan aneka macam senjata. Ternyata setelah diselidiki, sehari sebelum mengepung bandara, para preman tersebut melakukan rapat di rumah dinas Gubernur Kalteng Teras Narang, dan sampai sekarang tidak di proses. Akun-akun Islam diberedel sementara akun-akun yang menyerang Islam melalui medsos tidak diapa-apakan.

Kami tidak punya sentimen pribadi dengan Ibu Megawati atau Sukmawati. Kami juga ingin meminta perhatian Komisi III terhadap kelompok nasionalis, yang ditangkap menjelang aksi 212 karena tuduhan makar. Mereka sebelum aksi, banyak menemui saya dan GNPF. Tidak pernah sekalipun mereka berbuat makar. Kami diskusi soal problem bangsa. Tidak ada permusuhan antara kelompok Islam dan kelompok nasionalis. Mereka adalah puta-putri terbaik bangsa. Kami berani memberikan kesaksian bahwa mereka tidak makar. Tidak ada satu ajakanpun untuk berbuat makar. Jadi kondisi ini sudah keterlaluan.

2. Munarman mengatakan :

Kami minta Komisi III betul betul mengawasi program Promoter (Profesional, Modern dan Terpercaya) yang dilaksanakan oleh Polri. Ada oknum-oknum yang menyalahgunakan wewenangnya. Salah satunya yang paling kentara adalah pola penyelesaian masalah dengan cara adu domba. Menyelesaikan masalah dengan mendatangkan kelompok lain. Sehingga menjadikan konflik horizontal. Kalau ini terus menerus dilakukan, ini saya kira pola yang tidak sehat. Kalau ini terus menerus dilakukan oleh oknumnya, ini justru akan membahayakan NKRI.

C. Tanggapan-tanggapan antara lain:

1. Dwi Ria Latifa (Fraksi PDIP) mengatakan  :

Saya sepakat bahwa kita harus menjaga Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI. Tidak ada kekerasan dan tidak ada anarkhisme. Saya memiliki kesamaan pendapat, siapapun yang dalam proses hukum, mari dihargai proses hukum yang ada. Saya ingin menanyakan, apa yang dimaksud pernyataan Habib Rizieq bahwa Pancasila Bung Karno letaknya di pantat?

Soal pidato Megawati, kita harus mencermati betul pidato Ibu Megawati. Saya hadir disana dan tahun betul bahwa pidato Ibu Megawati tidak menyinggung FPI dan tidak menyinggung umat Islam.

2. Hasrul Azwar (Fraksi PPP) mengatakan  :

PPP merasa prihatin atas musibah yang dialami oleh FPI dengan harapan musibah ini. Kemudian fraksi PPP meyakini kebenarannya apa yang disampaikan oleh Habib Rizieq. Kami yakin atas keterangan ini. Kami mau ada juga kontrol di daerah.

3. Muhammad Syafei (Fraksi Gerindra) mengatakan :

Kami apresiasi atas kunjungan para ustad dan habaib yang menyampaikan aspirasi. Apa yang disampaikan Habib Rizieq sudah menjadi pengetahuan bersama. Mari kita sama-sama memperjuangkan kebenaran. Polisi tugasnya bukan menakut-nakuti rakyat, bukan melindungi LSM tetapi melindungi, mengayomi dan melayani rakyat. Ketika masyarakat tidak merasakan itu, maka sungguh mulia kalau masyarakat menyampaikan hal ini ke DPR RI.

4. Didik Mukrianto (Fraksi Demokrat)mengatakan  :

Informasi ini akan menjadi masukan buat Komisi III, akan kami sampaikan ketika kami RDP dengan Kepolisian. Suka tidak suka, seolah-olah negara kita ada pembelahan antara muslim dengan nasionalis. Kemudian ada fakta juga di masyarakat seolah-olah kebhinekaan hanya milik salah satu kelompok. Pengelolaan negara bukan hanya menjadi kewajiban eksekutif atau legislatif tetapi seluruh komponen bangsa.

4. Daeng Muhammad (Fraksi PAN) mengatakan :

Ini akan menjadi catatan di Komisi III. Kalau bicara kebhinekaan, NKRI, Pancasila dan UUD 1945, itu sudah jelas dan tidak ada lagi perdebatan. Yang menjadi catatan, ada persoalan di negeri ini yang menjadi aneh, karena banyak elit di negara kita yang pernyataannya berbeda-beda. Yang satu bicara A, yang lain bicara B. Fraksi PAN mengusulkan kepada Komisi III, selain nanti akan mengundang Kapolri, undang pula Kapolda Jabar agar bisa menjelaskan permasalahannya.

5. Aboe Bakar Al-Habsyi (Fraksi PKS) mengatakan :

Saya mengapresiasi langkah-langkah GNPF MUI, yang melakukan langkah hukum dengan benar, sesuai prosedur. Selanjutnya Komisi III perlu memfollow up dengan baik. Saya lihat apa yang diungkapkan Habib Rizieq persis yang diucapkan beliau di berbagai ceramah. Kami berharap ketika Komisi III memanggil Kapolri, ada klarifikasi. Kami akan tanyakan satu persatu kepada Kapolri. Komisi harus mengawal masalah ini sampai selesai.

6. Desmon J. Mahesa(Wakil Komisi III DPR RI/ Fraksi Gerindra) mengatakan :

Tanggal 31 Januari 2017 Komisi III akan rapat dengan Kapolri, usulan untuk memanggil Kapolda Jabar akan kami lakukan.

Habib Rizieq Syihab :

Semua yang disampaikan oleh Komisi III sangat menggembirakan dan responsif. Soal pertanyaan Ibu Dwi Ria Latifa. Saya punya rekamannya secara utuh dan saya sudah nonton 10 kali agar tidak gagal paham, dan kesimpulan saya ada penistaan kepada agama dan penistaan terhadap suku bangsa. Soal benar atau tidak itu di pengadilan. Kalau saya didorong untuk melapor, apa boleh buat.

Soal cerama soal pancasila, saya tidak pernah dua menit, tetapi satu atau dua jam. Ibu harus mencari filmnya secara utuh agar tidak gagal paham. Dan untuk membuktikan benar-atau tidak, bisa di pengadilan.

Pukul 13.10 WIB audiensi selesai, Situasi kondusif.
Demikian dilaporkan.